Seiring berjalannya waktu, produsen otomotif mengeluarkan berbagai jenis kendaraan yang disesuaikan dengan kemajuan teknologi dan kebutuhan konsumen. Menengok beberapa tahun silam, mobil yang digunakan dalam era ini sudah jauh lebih baik dan memberikan kenyamanan penggunaan yang lebih unggul. Bahkan mobil masa kini sudah menggunakan air purifier, multimedia hingga beragam aksesori tambahan seperti moonroof yang mendukung kenyamanan berkendara.

Secara umum, mobil atau kendaraan roda empat menggunakan dua jenis mesin yakni mesin bensin dan diesel. Kedua jenis tipe mesin tersebut sering digunakan dalam sebuah kendaraan dan juga disukai masyarakat. Mesin bensin sendiri cenderung bisa tahan lama digunakan namun mesin diesel cenderung boros waktu penggunaan namun bisa menghemat konsumsi bahan bakar. Penggunaan jenis mesin pun didasarkan kepada kebutuhan konsumen akan kendaraan sendiri.

Seiring berjalannya waktu, produsen otomotif mulai mengembangkan jenis mesin mobil terbaru yakni hybrid. Jenis mesin ini mengawinkan mesin bensin dengan mesin listrik. Dimana mesin listrik sendiri digunakan pada kendaraan yang menggunakan baterai dalam sistem operasionalnya dan membutuhkan charging untuk bisa digunakan. Dengan mengawinkan kedua mesin ini sendiri, maka kendaraan roda empat cenderung hemat bahan bakar. Sehingga konsumsi bahan bakar dapat ditekan.

Adanya kendaraan dengan sistem mesin hybrid sendiri bisa dikatakan merupakan perkenalan atas mesin dengan sistem motor listrik yang kinerjanya menggunakan baterai. Bukan tidak mungkin bila dimasa depan nantinya seluruh kendaraan roda empat menggunakan tipe kendaraan dengan baterai dibandingkan bensin. Salah satu jenis kendaraan yang menggunakan sistem hybrid dari Toyota sendiri adalah Toyota Corolla Cross, Toyota Corolla Altis, Toyota C-HR dan Toyota Camry Hybrid.

Sebelum mengenal mobil hybrid sendiri, Toyota telah mengembangkan sistem VVT-I yang cenderung ramah bahan bakar dan penggunaan mesin diesel yang mampu menghemat konsumsi bahan bakar. Salah satu jenis kendaraan yang menggunakan tipe mesin ini adalah Innova dan Avanza bahkan Fortuner. Innova sendiri sudah cukup hemat bahan bakar berkat menggunakan mesin diesel meskipun kapasitas mesinnya besar. Dibandingkan dengan mesin hybrid sendiri, Innova memang cukup boros masih dikelasnya. Namun, kendaraan ini lebih mudah dijangkau karena ekonomis.

Sistem hybrid sendiri banyak diberikan dan disisipkan pada sedan dan SUV. Sedangkan untuk MPV sendiri, Toyota membekalinya dengan sistem VVT-I seperti Innova untuk menghemat konsumsi bahan bakar. Bila kalian ingin menggunakan kendaraan yang ekonomis dan bisa hemat konsumsi bahan bakar, maka anda bisa menggunakan ragam MPV seperti Innova yang sudah menggunakan VVT-I dikelasnya. Sebenarnya penggunaan mesin hybrid dan tidak sendiri didasarkan pada kebutuhan penggunanya.

Kendaraan dengan mesin hybrid sendiri bekerja dengan sistem yang kompleks. Kendaraan roda empat yang menggunakan mesin hybrid sendiri akan menggunakan motor listrik atau baterai ketika mobil dilakukan dalam kecepatan lambat. Ketika mobil dikemudikan lebih cepat maka mobil akan menggunakan mesin bensin dan melakukan charging baterai pada motor listrik. Bila kapasitas baterai habis saat perjalanan, maka baterai mesin akan melakukan charging dengan sendirinya sehingga anda tidak ribet dalam menggunakan kendaraan di keseharian.

Kendaraan Toyota yang menggunakan mesin hybrid sendiri dibandrol dengan harga tinggi dimana paling ekonomis memiliki harga 518 jutaan per unit. Berbeda dengan harga Innova yang hanya 321 jutaan saja. Terlebih selama masa insentif PPnBM yang berlangsung harga Innova bisa lebih rileks dan sangat terjangkau. Bahkan terdapat juga promo pembelian dengan sistem kredit Innova yang semakin memudahkan mengangkut Innova ke rumah.

Jadi, lebih baik menggunakan mesin hybrid atau sistem mesin VVT-I? Cukup simple menjawabnya. Kalian bisa menggunakan salah satu jenis mesin tersebut berdasarkan budget pembelian kendaraan anda dan juga kemampuan finansial anda. Jangan sampai anda mengesampingkan kebutuhan pokok anda dalam menjangkau kendaraan yang diinginkan. Dari segi perawatan saja kedua jenis kendaraan ini sama saja dan tidak terlalu sulit perawatannya.

Selama kalian melakukan kegiatan service rutin maka kendaraan dalam keadaan aman digunakan dalam berbagai kegiatan harian kalian dan tidak memakan biaya tinggi. Namun, bila anda suka skip kegiatan service, baik kendaraan sekelas Innova pun tidak bisa beroperasi dengan optimal. Jadi, ada baiknya untuk selalu melakukan service rutin berkala.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *